After the Fact adalah suatu plesetan permainan kata-ganda, dua kelokan dan makna harfiahnya. Pada tataran harfiahnya, ia bermakna mencari fakta-kenyataan-yang memang dalam kenyataannya-in fact-telah dan masih harus dilakukan
Bagaimana kita memahami pluralisme dalam beragama? alih-alih kita memahami makna pluralisme secara benar yang muncul justru gambaran pemahaman yang terfragmentasi; bahwa masyarakat kita mejemuk, beraneka ragam, terdiri dari berbagai suku dari agama. Pluralisme harus dipahami sebagai pertalian sejati kebinekaan dalam ikatan-ikatan keadaban.
Buku yang berjudul Identitas Dayak Komodifikasi dan Politik Kebudayaan ini melacak mengenai kontruksi-kontruksi identitas budaya Dayak sehingga dapat menjadi kekuatan-kekuatan politik dan ekonomi. Bagi komunitas Dayak, identits budaya sangat penting dan penanda-penanda keDayakan mereka sering kali dipersoalkan secara terang-terangan. Kekuatan-kekuatan ekternal, melalui komodifikasi kebudayaan D…
Public relations merupakan sebuah fungsi kepemimng membantu pencapaian tujuan sebuah organisasi, membantu dalam mendefinisikan filosofi, dan memfasilitasi perubahan organisasi. Para praktisi public relations berkomunikasi dengan semua masyarakat internal dan eksternal yang relevan untuk mengembangkan hubungan yang positif serta menciptakan konsistensi antara tujuan organisasi dengan harapan mas…
Buku ini merupakan kontribusi positif penulisnya dalam pengembangan khazanah ilmu pengetahuan dalam bidang ilmu sosial (social-sciences), agama (erligious), dan pendidikan (education)-dalam perubahan sosial
Buku ini menarik tidak saja karena penulisnya yang menggunakan perspektif sosiologis dalam karya-karya sebelumnya, tapi juga menarik karena tidak terjebak pada dominasi marxisme yang menjadi pendekatan favorit penulis.
melalui buku ini penulis memberikan kritik-kritik tajam terhadap tokoh-tokoh besar orientalisme klasik. Penulis juga membicarakan dampak globalisasi pada Islam sifat hakiki studi ketimuran dan dekolonisasi, serta konsep tentang dunia dalam sosiologi.
Buku ini adalah sebuah telaah dan ungkapan keprihatinan betapa makna Bhinneka Tunggal Ika saat ini mulai dilupakan oleh sebagian masyarakat Indonesia, padahal modal dasar membangun kemerdekaan indonesia adalah kebhinneka. Meredupnya semangat untuk memahami makna Bhinneka Tunggal Ika perlu dicegah, dan harus dikobarkan kembali.
Buku ini mencakup materi untuk peningkatan wawasan tentang berbagai konsep dan keterampilan yang berhubungan dengan peningkatan diri sebagai guru profesional.