Bagaimana kita memahami pluralisme dalam beragama? alih-alih kita memahami makna pluralisme secara benar yang muncul justru gambaran pemahaman yang terfragmentasi; bahwa masyarakat kita mejemuk, beraneka ragam, terdiri dari berbagai suku dari agama. Pluralisme harus dipahami sebagai pertalian sejati kebinekaan dalam ikatan-ikatan keadaban.
Buku "Kebangkitan Islam dari Masa Transisi menuju Kematangan"merupakan ramuan-ramuan mujarab dari Al-Qur'an dan Sunnah serta ijtihad seorang ulama abad 21 yang patut dibaca dan direnungkan segenap lapisan kaum muslimin terutama para aktivis gerakan Islam.
Umat Islam beramai-ramai membonsai dan mengerdilkan agamanya sendiri. Umat yang didesain sebagai umat teladan ini kini tidak menjadi teladan lagi. Kenapa?
Kandungan buku ini pada dasarnya adalah kuliah-kuliah yang diberikan di IAIN "Syarif Hidayatullah" JAkarta. Dalam mata pelajaran tersebut, ditambah dengan beberapa uraian serta beberapa perbaikan dan perubahan di sana sini. Yang dapat tercakup dalamnya hanyalah pembaharuan di tiga negara ISlam, yaitu Mesir, Turki dan India--pakistan. Dalam garis besarnya pemikiran dan gerakan pembaharuan yang t…
Tentang peran Muhammadiyah, organisasi Islam Indonesia, di abad ke-21; makalah seminar.
KH. AR. Fachruddin adalah ulama besar umat Islam Indonesia, Ketua PP Muhammadiyah selama 22 tahun lamanya. Dakwahnya yang selalu menyejukkan hati menyebabkan Pak AR dicintai rakyat, Pak AR Fachruddin sepanjang hidupnya mengabdi kepada umat Islam, bangsa dan negara. Pak AR Fachruddin merupakan pribadi dan sosok pimpinan yang pantas untuk diteladani oleh semua orang. Terbetik akan pentingnya dok…
Buku ini memaparkan bahwa fase kenabian merupakan jantung dari keberadaan agama-agama wahyu. Tanpa kenabian, agama-agama wahyu itu hampir bisa dipastikan tidak akan pernah ada. Oleh karena itu, ketika Ibn ar-Rawandi dan Abu Bakar ar-Razi melancarkan kritik dan serangan yang meruntuhkan konsep kenabian, maka sebenarnya bukan hanya Islam yang menerima pukulan telak dari serangan itu, melainkan ju…
Nama Abdul Karim Soroush kini mencuat sebagai salah satu pemikir liberal terkemuka, tidak hanya di negeri asalnya Iran, tetapi bahkan di Dunia Islam. Hal ini tampaknya disebabkan Soroush mengajukan semacam 'reformasi epistemologis' dalam wacana Islam. Sedemikian penting posisi Soroush dalam konteks pembaruan Islam sehingga Robin Wright koresponden The Los Angeles Times menyebutnya sebagai Marth…
Buku ini merupakan eksplorasi pemikiran Timur Tengah kontemporer yang semuanya tertulis dalam bahasa Arab modern. Beberapa tokoh yang dibahas dalam buku ini relatif belum di kenal di Indonesia. Kalaupun ada, buku-buku dan sumber informasinya dalam bahasa Indonesia masih sangat minim. Walaupun lebih bersifat informatif, buku ini akan sangat membantu para peminat kajian-kajian Islam (Islamic Stud…
Sejak tiga kerajaan islam besar (Kerajaan Usmani, Kerajaan Safawi, dan Kerajaan Mughal) mengalami kemunduran karena berbagai serangan, kekuatan militer dan politik umat islam mulai menurun. Kekuatan perdagangan, ekonomi, militer dikuasai dan dimonopoli oleh Barat ; ilmu pengetahuan islam yang sebelumnya mengalami kejayaan mengalami stagnasi, yang muncul justru tarekat-tarekat yang penuh bid’a…