/var/www/html/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:710 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR ' - ') AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ', ') AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) group by b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name, mpl.place_name, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name order by b.last_update desc limit 10 offset 10" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%TASAWUF%" ]
Buku ini tidak menguraikan tentang tasawuf, meski judulnya Tasawuf Modern. Buku ini tetap relevan, meski ditulis puluhan tahun yang lalu. Temanya tentang bahagia, topik yang tidak pernah selesai diperbincangkan, dan selalu ingin diwujudukan oleh siapa pun, di mana pun, dan dengan cara apa pun. Ditulis oleh cendekiawan muslim berwawasan luas, dengan latar belakang sastrawan, menjadikan buku ini…
Shalawat Wahidiyah merupakan interpretasi terhadap Islam yang dilakukan secara genius oleh pendirinya dan ditransformasikan secara terus-menerus sehingga menjadi habitualisasi di dalam kehidupan sehari-hari. Ia merupakan tasawuf lokal yang menjadi ajang bagi para penganutnya untuk memenuhi gelegak keilahian dan menjadi wadah bagi pemenuhan kebutuhan spiritual yang tidak ada habis-habisnya. Ia m…
Islam, sebagaimana disebutkan lam sebuah hadis terkenal, terdiri atas tiga dimensi: islam, iman, dan ihsan. Ihsan disbutkan sebagai beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat Allah. Dimensi inilah yang merupakan akar tasawuf. Akan tetapi, tasawuf sendiri menampilkan dirinya dalam berbagai wajah. Melalui Rumi, ia tampil sebagai puisi, tarian, dan musk mistik yang memukau. Di tangan Al-Gha…
Wali merupakan istilah yang ada di dalam dunia tasawuf. Namun istilah ini begitu berat untuk dimaknai oleh orang-orang awam. Hal ini disebabkan ada ungkapan bahwa “Tidak ada yang mengetahui bahwa seorang itu wali melainkan wali itu sendiri”. Ungkapan ini mencerminkan bahwa hanya orang-orang tertentu yang bisa menelisik makna tersebut. Di dalam buku “Apakah Wali itu Ada?” berusaha menja…
Hamzah Fansuri adalah penyair asal Barus, Sumatra Utara, yang hidup pada abad ke-16 Masehi semasa dengan kejayaan Kerajaan Aceh Darussalam sebagai kerajaan Islam terbesar di Nusantara masa itu. Di tangan sufi ini puisi Melayu dan tasawuf Nusantara memperoleh bentuk dan coraknya yang definitif. Dia adalah seorang mistikus Muslim terkenal dan pelopor perpuisian baru dalam sastra Melayu. Di bidang…
Buku ini menjelaskan sebagai sesuatu yang identik dengan spiritualitas,Dalam psikologi tasawuf jiwa diidentikkan dengan sesuatu yang selalu berevolusi,jiwa memiliki 7 aspek,yaitu mineral,nabati,hewani,pribadi,insani,rahasia,dan maharahasia.