/var/www/html/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:710 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name as `gmd`, GROUP_CONCAT(DISTINCT ma.author_name SEPARATOR ' - ') AS author, GROUP_CONCAT(DISTINCT mt.topic SEPARATOR ', ') AS topic, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id left join mst_gmd as mg on b.gmd_id=mg.gmd_id left join biblio_author AS ba ON ba.biblio_id=b.biblio_id left join mst_author AS ma ON ba.author_id=ma.author_id left join biblio_topic AS bt ON bt.biblio_id=b.biblio_id left join mst_topic AS mt ON bt.topic_id=mt.topic_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) group by b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number, mp.publisher_name, mpl.place_name, b.labels, b.input_date, mg.gmd_name order by b.last_update desc limit 10 offset 10" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Organisasi%" ]
Tentang pengembangan kurikulum dan perencanaan pendidikan agama Islam di Indonesia.
Buku ini mengajak kita untuk memahami sejarah pasang surut dan pergulatan NU dan bangsa sejak organisasi ini dilahirkan.
Dakwah kultural tidak hanya memperkaya identitas Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah amar makruf nahi munkar, tetapi juga bertujuan untuk menjawab tantangan zaman dengan segala kompleksitasnya. Muhammadiyah memandang dakwah kultural sebagai sarana untuk memberikan apresiasi terhadap budaya yang berkembang, sambil tetap menerima dan menciptakan budaya yang baru dan lebih baik, sejalan dengan pes…
Beliau adalah Kyai Afrokhi Abdul Ghoni, pendiri sekaligus pengasuh pondok pesantren “Rahmatullah”. Nama beliau tidak hanya dibicarakan oleh teman-teman dari Kediri saja, namun juga banyak diperbincangkan oleh teman-teman pengajian di Surabaya, Gresik, Malang dan Ponorogo. Keberanian beliau dalam menantang arus budaya para kyai yang tidak sejalan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shah…
Secara keseluruhan substansi buku ini menjawab sejumlah pertanyaan tersebut serta membahas perkembangan politik menyangkut Islam dan kaum Muslimin, khususnya di Timur Tengah sejak masa modern hingga sekarang ini. Perkembangan yang melibatkan transformasi itu belakangan ini secara garis besar meningkat dalam dua gejala: Pertama, meningkatnya kekerasan dan terorisme yang dilakukan kelompok ekstre…
Argumen pokok yang dibangun buku ini adalah bahwa tindakan NU dalam berpolitik sama sekali bukan tanpa prinsip; NU sebenarnya selalu konsisten berpegang pada ideologi politik keagamaan yang meletakkan prioritas tertinggi pada “perlindungan terhadap posisi Islam dan para pengikutnya”
Buku ini menyajikan gambaran komprehensif tentang diskursus dan konstruksi sosial gender di pesantren di mana para pemimpin pesantren terbukti memiliki andil paling signifikan dalam mengkontruksi peran sosial gendeer tradisional
Orang-orang pesantren sudah terlanjur terdoktrin bahwa posisi perempuan harus berada di bawah posisi laki-laki, karena secara “kodrat”, laki-laki diberikan sesuatu yang lebih daripada perempuan. Urusan perempuan dibatasi hanya di ruang domestik (dapur, sumur, dan kasur), dan tidak boleh aktif di ruang publik, karena dikhawatirkan menyebabkan fitnah. Istri wajib tunduk kepada suami, bahkan j…
Di sisi Iain, penolakan dan kontroversi terhadap bisnis ini masih sering kita dengar. Mudah-mudahan, buku ini akan sedikit memberikan kejelasan tentang bisnis MLM, dan apa bedanya antara MLM Konvensional dan MLM Syariah.
Peta pemasaran di Indonesia tampaknya menunjukkan tanda-tanda pergerakan dari pasar rasional ke pasar konsumer, bahkan ke pasar spiritual. Jika pada pasar rasional konsumer membeli barang atau jasa dengan pertimbangan rasional (misalnya, fungsi dan harga), pada pasar emosional dengan pertimbangan emosi (misalnya, cita rasa personal, prestise, cita-diri), maka pada pasar spiritual konsumer mulai…