Buku ini merupakan hasil seminar nasional yang diadakan pada tanggal 22-23 Juni 1996 di Yogyakarta
Buku ini memuat elaborasi da eksplorasi pemikiran dan tokoh ketatanegaraan Islam, mulai dari periode Klasik seperti al-Farabi, al-Mawardi, al-Ghazali, Ibn Taimiyah, dan Ibn Khaldun; hingga era Modern seperti Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Rasyid Ridha, Muhammad Iqbal, dan Ayatullah Khomeini untuk menyebut beberapa nama dan juga pemikiran dan praktik politik Islam di Nusantara dari masa …
Dari kajian lebih dalam, ditemukan benang merah yang menghubungkan Tiga Marhalah dalam proses perjalanan Islam bernegara di Indonesia, yang diwakili dan direpresentasikan oleh kehadiran serta kiprah tiga tokoh yang menjadi pelopor dalam setiap marlahnya, yaitu: Haji Samanhudi, Haji Omar Said Cokroaminoto, dan Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo. Tema inilah yang menjadi inti kesimpulan dari buku in…
"Buku ini menyajikan berbagai ragam alternatif penelitian ilmu sosial sebagai upaya mengeksplorasi dan memahami realitas sosial yang terus berkembang, kemudian dapat dikomunikasikan serta dipertanggungjawabkan secara ilmiah mengkaji dan memahami realitas sosial yang terus-menerus berkembang di tengah masyarakat postmodern yang mengalami revolusi informasi. Kecenderungan penggunaan metode kuali…
Buku ini mengandung makna sosialisasi,diseminasi dan akltualisasi konsep
Perjuangan harokah Islam di masa sekarang, dengan berbagai karakter, masalah, dan solusinya, memiliki kemiripan dengan perjuangan Nabi Saw dahulu. Melalui buku ini marhalah demi marhalah pergerakan nabi dikupas seraya dianalisis, kemudian diaplikasikan ke dalam perjuangan harakah Islam kontemporer
Tentang peran Muhammadiyah, organisasi Islam Indonesia, di abad ke-21; makalah seminar.
Sejak gelombang krisis moneter yang menghantam Indonesia beberapa tahun yang lalu, ekonomi Islam perlahan mulai dilirik oleh banyak kalangan. Ketangguhan institusi keuangan berbasis ekonomi Islam dalam menghadapi amukan gelombang tersebut membuktikan bahwa gagasan ekonomi Islam bukan hanya teori di atas kertas, tetapi juga aplikatif bahkan dalam kondisi yang kurang menguntungkan secara global. …
Membeberkan kebudayaan bahari Mandar, yang biasanya diangkat sebagai ciri keulungan mereka sebagai pelaut : perahu layar (sande), menangkap telur ikan terbang (motangnga), dan rumpon (roppong)
Buku ini memcoba merangkum berbagai sumber referensi utama asing,sehinga para mhasiswa di Indonesia bisa memahami mendapatkan gambaran atau wawasan yang kurang lebih memyeluruhmengenai apa yang dinamakan komunikasi antarpribadi yang relevan dengan masyarakat Indonesia