# /var/www/html/opac/lib/SearchEngine/SearchBiblioEngine.php:685^ "Engine ⚙️ : SLiMS\SearchEngine\SearchBiblioEngine"
^ "SQL ⚒️"
^ array:2 [ "count" => "select count(sb.biblio_id) from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and (sb.call_number LIKE :callnumber)" "query" => "select sb.biblio_id, sb.title, sb.author, sb.topic, sb.image, sb.isbn_issn, sb.publisher, sb.publish_place, sb.publish_year, sb.labels, sb.input_date, sb.edition, sb.collation, sb.series_title, sb.call_number from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and (sb.call_number LIKE :callnumber) order by sb.last_update desc limit 10 offset 0" ]
^ "Bind Value ⚒️"
^ array:1 [ ":callnumber" => "9%" ]
Buku ini memberikan contoh mengenai sejarah mentalitas yang menjelaskan suatugejala Sejarah.
Buku ini adalah salah satu dari ragam pembacaan atas teks Gus Dur tersebut. Namun, berbeda dengan pembacaan lainnya, penulis buku ini dengan menggunakan metode CDA.
Buku ini menunjukkan,berdasarkan babad Banyumas dan babad Pasir,bahwa betapa banyak fakta sejarah yang menunjukkan peran elit dan rakyat Banyumas yang tenggelam dan mungkin sengaja ditenggelamkan oleh pihak-pihak yang berusaha mempertahankan nama dan kehormatanya seraya mengorbankan pihak-pihak yang lemahsecara sosial politik.